Archive

Posts Tagged ‘kredit usaha’

Daftar 8 Bank dengan Bunga Kredit Mikro Terendah

June 10, 2013 1 comment

Kredit Usaha — Dalam mengembangakan usahanya, pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) tentunya memerlukan sumber dana lain yang dapat membantu mereka. Sumber dana ini kemudian bisa didapat melalui kredit usaha mikro atau kredit mikro yang didapat dari perbankan.

Sayangnya, kredit mikro ini biasanya ditawarkan dengan plafon antara Rp5 juta hingga Rp500 juta atau tergantung dari kebijakan masing-masing bank ini masih identik dengan bunga yang tinggi. Hal ini membuat para pengusaha kecil kesulitan untuk mendapatkan kredit usaha dari perbankan.

Melihat hal ini, pemerintah pun mengeluarkan aturan yang mengharuskan perbankan di Indonesia untuk menyalurkan kredit mikro minimal sebanyak 20% dari porsi total penyaluran kreditnya. Selain itu, berdasarkan data dari situs resmi Bank Indonesia (BI) terdapat beberapa perbankan yang memerikan bunga murah untuk kredit mikro, yakni di bawah 10%.

Dari data Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) perbankan yang dirilis oleh situs BI, per April 2013, 8 bank yang memberikan kredit mikro dengan bunga di bawah 10% ini sebagian besar bank adalah Bank Pembangunan Daerah (BPD).

Daftar 8 Bank dengan Bunga Kredit Mikro Terendah

Berikut daftar 8 bank yang dengan kredit mikro berbunga murah di bawah 10% berdasarkan data BI per April 2013:

Bank dengan kredit usaha mikro berbunga rendah

Bank dengan kredit usaha mikro berbunga rendah

BPD Jateng – 6,84%
Bank of China Ltd – 7,07%
BPD Kaltim – 8,22%
BPD Bali – 8,23%
BPD Kalsel – 8,46%
BPD Riau Kepri – 9,23%
BPD Kalbar – 9,81%
Bank Sinarmas – 9,98%

Sementara itu dari daftar SBDK yang berasal dari bank BUMN, tercatat PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) berani mematok bunga yang lebih rendah dibandingkan dengan bank BUMN lainnya:

BNI – 11,60%
BTN – 17,75%
BRI – 19,25%
Bank Mandiri – 22,00%

Sebagai catatan, daftar suku bunga ini bisa saja berbeda dengan data yang dipublikasikan pada situs resmi perbankan (bila ada) atau papan pengumuman setiap kantor bank dan atau surat kabar, sebab menggunakan posisi data yang berbeda.

 

4 Cara Memanfaatkan Hobi dalam Membangun Bisnis

Menjalankan bisnis pribadi terkadang dapat membuat kita lelah. Belum lagi dana yang mesti dikeluarkan untuk modal usaha serta waktu dan tenaga yang terkuras untuk terus menjaga jalannya bisnis. Bahkan tidak sedikit pengusaha yang akhirnya menyerah karena tidak sanggup akan hal tersebut serta persaingan dalam berbisnis.

Namun akan berbeda jadinya bila Anda membangun bisnis sesuai dengan hobi atau hal yang diminati. Melakukan hal disukai atau melakukan hobi tentunya tidak akan membuat Anda lelah bukan. Dikutip dariYoungEntrepreneur, Will Caldwell, Founder dari Rivolix memungkapkan 4 cara memanfaatkan hobi dalam membangun bisnis.

Memanfaatkan Hobi dalam Berbisnis

hobi menjadi bisnis

hobi menjadi bisnis

Berikut adalah 4 hal yang bisa Anda lakukan dalam memanfaatkan hobi ini dalam menjalankan bisnis, di antaranya:

Temukan Sesuatu/Hobi yang Anda Sukai

Membangun bisnis pribadi, artinya dituntut harus bekerja 100 kali lebih keras dibandingkan dengan kompetitor untuk bisa sukses. Hal ini tentu bisa sangat membebani dan Anda. Passion dari mengerjakan hobi atau sesuatu yang disukai inilah yang dapat membantu Anda tetap bertahan serta menjadi keunggulan usaha dibandingkan dengan kompetitor.

Kuasai Hobi

Berlatih dan jadilah yang terbaik yang Anda bisa pada bidang atau hobi yang disukai. Selain akan membantu dalam membangun bisnis, kesuksesan dan keahlian pada bidang atau hobi ini nantinya bisa membawa saja membawa Anda pada pertemuan dan perkenalan dengan orang-orang yang bisa membantu Anda dan bisnis nantinya. Kareana, orang-orang akan mulai menjadikan Anda sebagai referensi bila tengah membicarakan mengenai hobi yang berhubungan dengan bisnis Anda ini nantinya.

Perluas Jaringan Kerja

Kehidupan seseorang tentu saja tidak selalu berputar pada pekerjaan. Pasti ada hal-hal yang disukai atau diminati di luar pekerjaan, misalnya saja ketertarikan memancing, koleksi mobil antik dan sebagainya. Coba cari tahu pengusaha ternama yang memiliki hobi yang sama dengan Anda (dan sesuai dengan bisnis Anda) kemudian cobalah berkenalan. Dengan mengenal mereka secara pribadi, bukan tidak mungkin nantiya mereka bisa melirik usaha Anda.

Jaga Keseimbangan Hidup

Seiring dengan berjalannya bisnis, Anda tentu akan semakin tenggelam dalam kesibukan. Kesibukan ini selanjutnya bisa berakibat buruk pada kesehatan dan pikiran. Makanya, Anda harus dapat meluangkan waktu menghirup udara luar dan bersantai, melakukan hobi Anda namun di luar dari rutinitas bisnis untuk menyegarkan diri dan siap untuk menjalankan bisnis Anda lagi.

Semoga membantu.

Tips Membangun Usaha Ala Jokowi

Bila Anda mendengar nama Joko Widodo atau yang lebih dikenal dengan Jokowi, apa yang ada dipikiran Anda? Tentunya adalah Gubernur Jakarta terpilih tahun 2012 lalu.

Namun, sebelum menjadi Gubernur, Jokowi telah selama 25 tahun berkecimpung di dunia wirausaha. Dari 25 tahun pengalamannya di dunia bisnis ini, Jokowi memberikan beberapa tips bagi para wirausaha muda yang ingin membangun atau mengembangkan bisnisnya.

Berikut adalah 4 tips wirausaha dari Jokowi, pada acara diskusi entrepeneurship di Smesco Convention Hall, Jakarta Selatan, Minggu (17/03/13) seperti dikutip pada laman Kompas:

Tips wirausaha ala Jokowi

Tips wirausaha ala Jokowi

  • Inovasi dan Kreativitas. Menurut Jokowi, pengusaha muda yang sukses harus memiliki daya inovasi dari setiap produk yang ditawarkan kepada masyarakat. Sementara itu, kreativitas diperlukan untuk agar dapat menjual produk yang berbeda dari produk lainnya. “Kita bisa saja melihat barang-barang di sekitar kita. Kira-kira apa yang dibutuhkan,” ujar Jokowi.
  • Berikan pelayanan yang terbaik kepada konsumen. Jokowi meminta para pengusaha muda untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik bagi pelanggannya. Jokowi menambahkan, dirinya selalu memberikan pelayanan terbaik bagi konsumennya. Contohnya saja, untuk pelanggan yang membeli produknya dari luar negeri, ia memberikan pelayanan jasa pengantaran barang hingga ke bandara.
  • Profesionalisme. Profesionalisme diperlukan agar pelanggan percaya pada usaha yang dijalankan pengusaha. Sehingga mereka nantinya akan datang sendiri mencari produk yang ditawarkan oleh para pengusaha.
  • Konsisten. Setiap pengusaha dituntut untuk memiliki fokus terhadap penjualan produknya. Para pengusaha muda diminta untuk terus bertahan dan mempelajari kesalahan pada usahanya. Tidak mudah berpindah ke usaha lain ketika tengah menghadapai kesulitan atau kemerosotan penjualan.

Pada kesempatan yang sama itu juga, Jokowi juga meminta para pengusaha muda untuk tidak takut memulai usaha dengan modal yang terbatas.

Daftar Bank Penyalur KUR (Kredit Usaha Rakyat) 2013

February 18, 2013 9 comments

Kredit usaha rakyat atau yang lebih dikenal dengan KUR adalah salah satu program dari pemerintah untuk mempermudah pengusaha kecil mendapatkan dana tambahan dalam mengembangkan usahanya.

Kredit usaha rakyat ini memang sengaja ditujukan bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM yang biasanya sedikit sulit untuk mendapatkan pembiayaan dari perbankan.  Untuk mendapatkan KUR, pelaku usaha juga dijanjikan dengan persyaratan pengajuan yang mudah.

Syarief Hasan, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop) mengungkapkan ada tiga poin penting dan syarat yang wajib dipenuhi calon peminjam KUR (selain persyaratan KUR yang standar atau yang disesuaikan dengan perbankan yang menyalurkan).

bank penyalur KUR

bank penyalur KUR

Syarat-syarat tersebut antara lain:

  1. Usaha yang dimiliki jelas. Maksudnya, usaha itu dinilai layak untuk mendapatkan pinjaman.
  2. Domisili pemilik usaha harus jelas.
  3. Pengembalian atau cicilan angsuran yang jelas.

Menurutnya, bila ketiga persyaratan tersebut bisa dipenuhi oleh pelaku usaha, maka KUR sudah pasti diberikan kepada pemilik usaha.

Selain kemudahan pengajuan, pemerintah juga memangkas bunga KUR untuk tahun 2013 ini. Pemangkasan ini pun tak tanggung-tanggung, yakni hingga 50% bila dibandingkan dengan bunga pada tahun sebelumnya. Tahun 2013 ini, bunga KUR menjadi 6,84%, sedangkan pada tahun sebelumnya adalah sebesar 13%-15%. Sementara itu, untuk bunga KUR mikro dipangkas menjadi 11,4% dari besaran sebelumnya yang mencapai 22%-24%.

Nah, bila Anda tertarik untuk mengajukan kredit usaha rakyat bagi bisnis kecil Anda, pengajuannya bisa dilakukan pada bank-bank yang telah ditunjuk oleh pemerintah. Besaran dana KUR yang disalurkan oleh setiap bank pun berbeda-beda tergantung pada jatah dana yang telah diberikan oleh pemerintah sebelumnya.

 

Daftar Bank Penyalur KUR 2013

Berikut adalah daftar bank penyalur KUR serta besaran dana KUR yang disalurkan untuk tahun 2013 ini:

  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) dengan jatah penyaluran KUR sebesar Rp19 triliun.
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) dengan jatah penyaluran  sebesar Rp4,75 triliun.
  • PT Mandiri Tbk (Mandiri) mendapat porsi penyaluran sebesar Rp3,6 triliun.
  • Bank Syariah Mandiri (BSM) juga diberikan jatah penyaluran kredit usaha rakyat sebesar Rp1,5 triliun.
  • Bank Tabungan Negara (BTN) diberi jatah KUR sebesar Rp1,25 triliun.
  • Bank Bukopin Tbk menyalurkan KUR sebesar Rp450 miliar.
  • Sedangkan PT BNI Syariah mendapat jatah sebesar Rp200 miliar.

Selain perbankan di atas, pemerintah juga membagi jatah penyaluran dana KUR sebesar Rp5,25 triliun kepada 26 Bank Pembangunan Daerah(BPD) di seluruh Indonesia. Sehingga, pelaku usaha di daerah juga bisa lebih mudah mengajukan KUR.

Nah, buat Anda pelaku usaha kecil yang ingin menambah dana untuk mengembangkan usahanya, cobalah manfaatkan fasilitas kredit usaha rakyat ini. Semoga usaha Anda sukses.

Tips Tetap Fokus Menjalankan Bisnis Sambil Kuliah

February 6, 2013 Leave a comment

Kapan sih waktu yang tepat untuk membangun bisnis? Memulai bisnis sebenarnya tidak harus menunggu sampai kita lulus kuliah atau sekolah. Sambil sekolah atau kuliah pun kita sudah bisa mulai menyiapkan bisnis kecil-kecilan. Bahkan, beberapa perbankan pun telah bekerjasama dengan beberapa universitas untuk memberikan dana modal usaha berupa kredit usaha serta pelatihan bisnis kepada mahasiswa. Program ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan wirausaha muda di Indonesia.

Memang, menjalankan bisnis sambil bersekolah tidak mudah. Kita harus bisa membagi waktu antara kehidupan pribadi, belajar, sambil terus mengembangkan bisnis. Apalagi saat musim ujian tengah kita hadapi, wah, tidak sedikit pengusaha muda yang akhirnya kolaps atau menyerah dan stress.

Menjalankan bisnis sambil kuliah

Menjalankan bisnis sambil kuliah

Nah, ketika beban pekerjaan dan ujian atau tugas dalam sekolah kuliah kita menumpuk dalam waktu yang bersamaan, kita akan butuh beberapa cara untuk menjaga diri kita tetap fokus dan tidak “gila”. Dikutip dari YoungEntrepreneur, Nina Foroutan , founder brand Youthful Chef, sebuah perusahaan makanan sehat, membagi pengalamannya menjalankan bisnis sambil mengejar gelar MBA di Babson College.

Tips Tetap Waras Menjalankan Bisnis Sambil Kuliah

Berikut adalah 5 tips yang bisa membantu  menyeimbangkan kehidupan pribadi dan kegiatan sekolah kita sambil membangun bisnis, sehingga tetap fokus, di antaranya:

  • Meditasi. Meditasi adalah salah satu cara yang ampuh untuk melepaskan diri dari rasa stress dan menemukan kembali fokus diri. Tidak perlu waktu yang lama juga, kok, cukup 20 menit saja dalam sehari . Menurut Nina, meditasi di pagi hari dapat membantunya merasa lebih segar dan siap menjalani hari.
  • Latihan fisik. Nina mengaku dirinya mulai menjalankan latihan fisik seperti tinju sekitar 6 bulan yang lalu. Dari latihan tinju selama dua atau tiga kali selama seminggu ini, Nina merasa latihan membantu melepaskan ketegangan yang dirasakannya. “Saya meninggalkan handphone di rumah dan memanfaatkan waktu selama 1 jam itu untuk tubuh dan pikiran saya,” kata Nina. Pilih aktivitas yang kita sukai atau kegiatan yang bisa membangkitkan gairah kita.  Keuntungan lain yang bisa didapat dari latihan fisik ini adalah kita bisa  memperluas network serta tetap bersosialisasi dengan orang lain.
  • Lebih rileks. Pengusaha biasanya sangat ambisius. Biasanya mereka sangat perfeksionis dan menginginkan semuanya berada dalam genggaman tangan. Sifat ini memang bisa membantu  mencapai sukses, namun juga bisa menjadi sumber dari ketidakseimbangan hidup. Cobalah sekali-kali untuk lebih rileks dan menyeimbangkan waktu bisnis dengan waktu pribadi kita. Sekali-kali lebih mementingkan waktu pribadi daripada bisnis juga tidak apa-apa kok. Justru ini akan membuat kita merasa memegang kendali akan bisnis kita, kata Nina.
  • Komunikasi dengan orang-orang terdekat. Saat kita terlalu fokus dengan bisnis, tak jarang keluarga dan teman-teman merasa jauh dari kita. Cobalah jelaskan pada mereka apa yang sedang kita hadapi. Bahkan kalau sempat, coba ajak mereka untuk melihat bisnis kita dan bagaimana kita menjalankan bisnis setiap harinya. Luangkanlah waktu setidaknya sebulan sekali untuk menghabiskan waktu bersama mereka misalnya sekedar makan malam bersama atau sekedar berbagi cerita. Dengan begitu kita tidak akan kehilangan orang-orang yang penting dalam hidup kita.
  • Tidur. Sudah bukan rahasia lagi kalau tidur adalah hal yang sangat penting. Sedangakan dengan beban sekolah dan pekerjaan yang menumpuk biasanya hanya menyisakan waktu tidur sekitar 4 atau 5 jam saja sehari. Nah, coba deh setidaknya satu kali dalam seminggu usahakan untuk tidur selama 8 jam sehari. Enggak apa-apa kok mengambil sedikit lagi waktu untuk tidur, dengan badan yang segar pekerjaan akan lebih mudah untuk dikerjakan bukan.
Semoga bermanfaat dan semoga kuliah dan bisnisnya sukses, ya.

5 Cara Memoles Ide Bisnis Anda

February 2, 2013 Leave a comment

Tidak sedikit pengusaha pemula yang memiliki ide membangun bisnis yang cemerlang namun sulit untuk merealisasikannya. Entah itu tidak tahu harus memulai dari mana dan sebagainya. Terutama karena pengusaha pemula belum memiliki pengalaman.

Nah, bila Anda juga mengalami hal seperti ini, maka jangan khawatir, karena hal ini merupakan hal yang wajar. Pengalaman dalam berbisnis tentunya akan datang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya bisnis. Yang harus Anda lakukan adalah langsung “terjun” ke dalamnya dan belajar seiring dengan perkembangan bisnis Anda.

Sampai Anda menemui titik itu, berikut adalah 5 tips yang bisa Anda lakukan dalam mengasah ide bisnis Anda, seperti yang dikemukakan oleh Prerna Gupta, CEO dari Khush, sebuah perusahaan aplikasi musik, seperti dilansir YoungEntepreneur:

Merealisasikan ide bisnis

Merealisasikan ide bisnis

  • Kukuhkan Ide Anda dengan Fakta. Lakukanlah riset yang menyeluruh mengenai industri yang ingin Anda tekuni. Coba lihatlah calon-calon kompetitor Anda atau trend pasar yang dapat mengindikasikan kesempatan untuk ide bisnis Anda. Hal ini tidak hanya akan membantu Anda mengtahui bagaimana cara menemukan kesempatan yang tepat namun juga membantu memoles konsep ide Anda serta membedakannya dengan konsep yang sudah ada di pasar.
  • Ikuti perkembangan bisnis. Kumpulkanlah dan selalu update terhadap semua informasi dan berita yang berhubungan dengan perkembangan industri bisnis yang ingin Anda geluti. Waspadalah terhadap semua pemain besar dan pergerakan di industri tersebut.
  • Minta masukan dari orang lain. Jangan takut untuk membicarakan ide Anda dengan orang lain. Kebanyakan pengusaha pemula tidak mau membicarakan ide bisnisnya dengan orang lain karena takut idenya nanti akan dicuri. Padahal, kecil kemungkinan seseorang yang mencuri ide Anda bisa sukses dalam mewujudkannya. Jadi jangan takut, justru mintalah masukan dan saran dari teman, orang lain, dan calon penasihat bisnis yang Anda percaya. Meskipun beberapa akan mengatakan ide tersebut mustahil, setidaknya Anda tetap mendapatkan masukan yang berguna.
  • Buat Network. Ketahuilah siapa saja yang kira-kira bisa membantu Anda, calon penasihat bisnis yang potensial, rekan bisnis, serta co-founder dan cobalah untuk berhubungan dengan mereka. Misalnya Anda tidak memiliki koneksi langsung dengan mereka, Anda bisa coba menghubungi melalui email sambik menjelaskan ide Anda dan bagaimana mereka bisa menolong Anda. Memang tidak semuanya akan merespon permintaan Anda ini dan mungkin tidak semua yang merespon bisa membantu Anda. Namun pada akhirnya, Anda sudah membangun network yang bisa berguna bagi perkembangan bisnis Anda.
  • Yakinkan diri Anda. Apakah anda sudah benar-benar yakin dengan ide Anda ini? Sebelum Anda mulai benar-benar terjun ke bisnis, cobalah sekali lagi tanyakan diri Anda seberapa besar passion Anda terhadap bisnis ini. Passion sangat penting karena jalan Anda nantinya akan sangat panjang dan mungkin berat. Pada masa-masa terberat dalam bisnis nanti, yang akan menjadi penyemangat Anda adalah kepercayaan serta kecintaan Anda terhadap bisnis ini.

Selamat merealisasikan ide Anda.

Rahasia Sukses Memulai Bisnis Pribadi

January 31, 2013 Leave a comment

Membangun bisnis pribadi bukanlah hal yang mudah. Anda benar-benar harus telah siap serta yakin akan keputusan serta ide yang akan Anda realisasikan menjadi bisnis tersebut.

Alexa Von Tobel, founder dan CEO dari LearnVest, situs personal finance dari Amerika Serikat, dilansir dalam FoxBusiness mengungkapkan, ia mengambil keputusan terberat dalam hidupnya untuk keluar dari Harvard Business School, saat usianya menginjak 24 tahun.

Kini diusianya yang menginjak 29 tahun, ia telah sukses menjadi CEO.Meski ia merasa telah mengambil keputusan yang tepat di kala itu, namun, ia tetap menyayangkan karena tidak mengambil keputusan tersebut lebih cepat.

memulai bisnis pribadi

memulai bisnis pribadi

Meski begitu, menurut Von Tobel, satu hal yang pasti adalah pengusaha harus memilih dengan bijak ketika hendak “menjelajahi” jalannya sendiri.

“Lakukanlah sesuatu yang benar-benar Anda yakini,” katanya. “Saya mencintai yang saya lakukan, sehingga bekerja tidak terasa seperti ‘bekerja’.”

Berikut adalah beberapa tips dari Von Tobel dalam memulai bisnis, dikutip dari FoxBusiness.

 

Temukan passion Anda 

Menurut Von Tobel, apapun jenis bisnis yang ingin Anda bangun, Anda harus bersemangat dalam menjalankannya. Entah itu makanan, fashion, ataupun desain, pada dasarnya Anda ‘menikah’ dengan bisnis yang Anda bangun tersebut.

“Hal ini penting, karena Anda akan menjadi lelah nantinya,” kata Von Tobel.

“Anda harus mencintai apa yang Anda lakukan. Karena ini merupakan pekerjaan yang berat dan Anda harus memaksa tubuh Anda bangun dari tempat tidur setiap paginya.”

 

Tuliskan semua rencana Anda

Menengok kebelakang, Von Tobel mengakui rencana bisnisnya pada awalnya memang sedikit berlebihan.

“Saya memiliki 75 halaman rencana bisnis,” katanya.

Namun, rencana itu membantu perusahaannya untuk tumbuh dan berkembang dengan cepat. “Kalau dilihat-lihat, saya sepertinya sudah menuliskan rencana usaha hingga 2 tahun pertama perusahaan.”

 

Tahu pasti apa yang Anda lakukan dengan uang Anda

Olah dan invetasikan keuangan bisnis Anda seperti Anda mengatur keuangan Anda sendiri.

 

Minta bantuan Ahli

Bentuklah tim penasihat yang terdiri dari orang-orang yang lebih berpengalaman dari Anda, langsung dari awal Anda membangun bisnis Anda.

“Buatlah hubungan tersendiri dengan mereka dan berikanlah mereka kesetaraan dalam berbisnis,” pungkas Von Tobel.

 

Semoga membantu Anda.

Seimbangkan Kehidupan Keluarga Anda dengan Bisnis Rumahan Anda

October 22, 2012 Leave a comment

Membangun bisnis di rumah, misalnya bisnis online tidak jarang akan menyita waktu Anda dengan keluarga. Kadang waktu Anda dengan anak-anak pun terpaksa harus dikorbankan untuk urusan bisnis.

Nah, agar hubungan Anda dengan pasangan dan anak-anak tidak terganggu dengan masalah bisnis berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda.

Menyeimbangkan kehidupan keluarga dengan bisnis

Menyeimbangkan kehidupan keluarga dengan bisnis

  • Pahamilah bahwa menyeimbangkan antara karir dan keluarga memang tidak selalu mudah. Dan bila Anda berpikir bahwa bekerja di rumah sama saja dengan mendapatkan uang dengan tidak melakukan apapun maka Anda tidak akan pernah sukses.
  • Mulailah hari Anda dari pagi-pagi sekali, bahkan sebelum anak-anak Anda bangun. Ini bisa menjadi waktu untuk mempersiapkan pekerjaan Anda hari itu.
  • Nikmati waktu di pagi hari dengan anak-anak. Misalnya luangkan waktu untuk sarapan bersama anak Anda.
  • Buatlah anak Anda sibuk. Anda bisa membuat beberapa aktivitas yang membuat mereka sibuk dan buat juga mereka mengerti bahwa Anda harus bekerja.
  • Sewa pembantu. Jika Anda memiliki dana lebih, cobalah sewa pembantu yang datang beberapa hari dalam seminggu. Sehingga Anda dapat memiliki waktu sendiri mengurus bisnis Anda.
  • Tetapkan tujuan dan waktu kerja yang fleksibel. Ini merupakan hal yang penting. Dengan begitu Anda bisa lebih fokus.
  • Fleksibel. Bawalah anak-anak keluar seperti bermain di taman dekat rumah agar mereka tetap aktif. Anda bisa sambil membawa laptop untuk menyelesaikan pekerjaan Anda.
  • Minta bantuan anak Anda. Ini bisa mengajarkan mereka rasa tanggung jawab dan juga merasa penting saat mereka membantu Anda. Pekerjaan yang bisa Anda berikan pada mereka misalnya membantu menggunting, atau membungkus barang-barang. Jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada mereka.
  • Untuk pekerjaan yang sangat penting sebaiknya tunggulah hingga anak-anak Anda tidur. sehingga Anda bisa mendapatkan waktu dan keadaan yang tenang untuk menyelesaikan pekerjaan Anda.
  • Berikan kebutuhan mereka. Anda memilih untuk bekerja di rumah agar bisa mendapatkan waktu yang berkualitas bersama anak-anak Anda. jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk memeluk, mencium, atau sekedar mengucapkan bahwa Anda menyayangi mereka.
  • Atur waktu. Pengaturan waktu tentunya sangat penting, apalagi bila Anda harus melakukan multitasking seperti ini. Dengan hal yang sama-sama penting untuk Anda. Maka, buatlah pengaturan waktu, dimana Anda harus pastikan bahwa Anda meluangkan waktu bersama dengan anak Anda dan pasangan Anda serta waktu untuk menjalankan dan mengembangkan bisnis Anda.

Ini Dia, Syarat Khusus Dapatkan Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah salah satu upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Dengan Kredit Usaha rakyat diharapkan, permodalan tidak lagi menjadi masalah bagi para pelaku UMKM. Untuk mendapatkan bantuan modal ini, tidaklah sulit dan berbelit-belit.

Kredit usaha rakyat UMKM

Kredit usaha rakyat UMKM

 

Jika biasanya untuk mendapatkan kredit usaha, pengusaha harus menyediakan aset sebagai jaminan kepada pihak bank, tidak begitu dengan KUR. Ini dikarenakan khusus untuk KUR, pelaku UMKM diberikan pilihan untuk mengambil KUR yang menggunakan jaminan atau tidak menggunakan jaminan.

 

Untuk KUR yang memakai jaminan, nilai maksimal pinjaman adalah sebesar Rp500 juta. Sedangkan nilai KUR yang tidak menggunakan jaminan adalah minimal sebesar Rp20 juta.

 

Syarief Hasan, Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop) mengungkapkan ada tiga point penting dan syarat yang wajib dipenuhi calon pemijam KUR.

 

Syarat-syarat tersebut antara lain:

  1. Usaha yang dimiliki jelas. Maksudnya, usaha itu dinilai layak untuk mendapatkan pinjaman.
  2. Domisili pemilik usaha harus jelas.
  3. Pengembalian atau cicilan angsuran yang jelas.

 

Jika ketiga syarat utama itu telah terpenuhi oleh pelaku UMKM, maka Kredit Usaha Rakyat ini sudah pasti diberikan kepada pelaku UMKM. Apalagi pemerintah melalui bank-bank yang telah ditunjuk sebagai penyalur KUR telah menargetkan penyaluran Kredit Usaha Rakyat di tahun 2012 ini mencapai Rp30 triliun.

Kredit Usaha, Membangun Usaha, dan Pasangan Anda

Memang ironis, tapi terkadang ketika pasangan Anda (suami atau istri) memutuskan untuk membangun usaha di rumah, masalah keuangan seperti misalnya cicilan kredit usaha atau lainnya justru menjadi boomerang untuk hubungan Anda berdua. Tak jarang hal ini kemudian akan menjadi sumber dari keretakan rumah tangga.

Agar hal ini tidak terjadi pada Anda dan pasangan, ada beberapa hal yang harus Anda pastikan agar usaha yang Anda mulai tidak mengganggu pernikahan Anda.

Mengatur Komunikasi keuangan Anda dan Pasangan

 

Buatlah peraturan
Pahami apa saja yang Anda harapkan dari pasangan adalah kunci dari semua aspek hubungan Anda. Termasuk mengenai masalah keuangan. Terbukalah mengenai rasa takut atau harapan Anda.

membangun usaha kredit usaha

membangun usaha kredit usaha

Anda harus membuat struktur yang memungkinkan Anda berkomunikasi setelah usaha Anda berjalan. Putuskan kapan jadwal Anda akan membicarakan masalah keuangan keluarga, misalnya sebulan sekali. Bicarakan bagaimana posisi antara keuangan usaha dan keluarga Anda.

 

Persiapkan diri akan masalah di masa depan
Mengambil kredit usaha untuk membiayai usaha Anda tentunya akan berpengaruh pada gaya hidup Anda selanjutnya. Kadang, perubahan gaya hidup untuk membayar cicilan ini bisa menyebabkan stress dan ketegangan antara pasangan.

Mengetahui dan memiliki persiapan akan jalan yang tidak mulus ke depannya akan membantu Anda menghadapinya ketika akhirnya masalah itu datang. Sehingga setidaknya masalah tersebut tidak kemudian semakin menumpuk dan membesar karena tidak terselesaikan.

Temukan sumber dana lainnya
Anda harus siap-siap lebih kreatif lagi dengan keuangan Anda bila suatu saat terjadi hal darurat yang bisa menggoyahkan stabilitas keuangan keluarga Anda. Misalnya tiba-tiba Anda memerlukan Anda untuk memperbaiki mobil Anda. Jika Anda tidak mau menggunakan kredit usaha untuk kepentingan pribadi maka carilah jalan keluar untuk memperbaiki masalah keuangan ini.

Anda bisa coba mengajukan pinjaman KTA atau kredit multiguna pada bank. Jika ternyata plafon kredit Anda tidak mencukupi, jangan malu untuk mempertimbangkan pinjaman dari anggota keluarga. Intinya, jangan sampai Anda putus asa karena merasa jalan sudah tertutup bagi Anda.

Pada akhirnya, jika Anda berhasil melewati tantangan di awal ini, Anda tentu bisa memiliki bisnis dan pernikahan yang sukses sekaligus.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.