KPR · tips n triks

Perbaiki Keuangan Anda Sebelum Mengajukan KPR

Membeli rumah sudah pasti membutuhkan dana yang tidak sedikit. Bahkan bisa jadi ini merupakan pengeluaran terbesar Anda. Karenanya, sebelum Anda mengajukan KPR (kredit pemilikan rumah) ada baiknya untuk terlebih dahulu mengatur pengeluaran keuangan Anda sehingga kantung Anda tidak kedodoran.

Dilansir pada Property Okezone Safir Senduk, pakar keuangan, memberikan beberapa tips untuk mengatur keuangan dan memperbaiki penampilan keuangan Anda sebelum mengajukan KPR, yaitu:

Memperbaiki Keuangan Sebelum Mengajukan KPR
Memperbaiki Keuangan Sebelum Mengajukan KPR

Perbaiki catatan Rekening Bank Anda

Selain slip gaji, biasanya bank juga akan meminta catatan rekening bank Anda, berupa rekening koran atau buku tabungan, sebagai salah satu syarat untuk permohonan KPR Anda. Ini untuk membuktikan bahwa memang benar ada uang masuk di rekening sesuai dengan jumlah yang terncantum pada slip gaji Anda.

Nah, untuk Anda yang berpenghasilan secara tunai, maka usahakan untuk langsung menyetorkan penghasilan Anda ke bank, sebelum menggunakannya untuk keperluan lain. Dengan begitu, Anda bisa membuktikan bahwa Anda memiliki penghasilan secara rutin setiap bulannya.

Jangan lupa, usahakan rekening Anda tersebut menunjukkan pemasukan penghasilan sekitar minimal tiga sampai enam bulan terakhir.

 

Lancar bayar hutang Anda yang lain

Ketikan Anda mengajukan permohonan KPR, bank akan menganalisa dan memperkirakan kondisi keuangan Anda, yaitu dengan melihat pernah atau tidaknya Anda mengalamai kredit macet. Bila ternyata Anda pernah memiliki kredit macet, bank bisa menolak permohonan kredit Anda karena tidak ingin mengambil resiko hal yang sama juga terjadi pada mereka. Karena itu, sebisa mungkin lancarkan pembayaran hutang lain Anda, misalnya kartu kredit atau kredit lainnya pada bank.

Bila ternyata Anda terlanjur memiliki kredit macet baru-baru ini, maka sebaiknya tunda dulu pengajuan kredit pemilikan rumah Anda. Lunasi dulu hutang Anda dan baru ajukan kredit kembali sekitar setidaknya 12 bulan kemudian. Diharapakan, setelah 12 bulan ini, kondisi keuangan Anda sudah baik kembali.

 

Atur porsi cicilan utang Anda

Bank akan menolak permintaan KPR Anda bila total cicilan utang atau kredit Anda, termasuk KPR bila dikabulkan adalah sepertiga atau 33% dari penghasilan Anda.

Hal ini dikarenakan, seandainya Anda kesulitan membayar pengeluaran untuk kepentingan rumah tangga Anda yang lain, Anda tergoda untuk mengambil jatah yang seharusnya dibayar untuk membayar cicilan hutang. Bila sudah begini, cicilan KPR Anda dikhawatirkan bisa tidak terbayar setiap bulannya karena dipakai untuk keperluan lain.

Maka dari itu, agar permohonan KPR Anda diterima oleh bank, kurangilah dulu porsi cicilan utang Anda agar cukup ketika ditambah dengan cicilan KPR.

 

Semoga bermanfaat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s