KPR · tips n triks

Tips Oper Kredit KPR

Oper Kredit KPR atau take over KPR adalah proses pengalihan kredit dari debitur lama (penjual) ke pihak debitur baru (pembeli). Dengan kata lain, debitur baru membeli rumah dengan cara melanjutkan pembayaran cicilan dari debitur lama.

Secara umum oper KPR tidak berbeda jauh dengan pengajuan KPR baru.

Dalam Proses oper kredit KPR ini terdapat tiga pihak yangterlibat. Pihak pertama sebagai penjual adalah debitur lama dan pihak kedua sebagai pembeli adalah debitur baru. Sedangkan pihak ketiga adalah lembaga atau bank pemberi kredit pemilikan rumah (KPR).

Agar aman, oper kredit KPR sebaiknya dilakukan di bank secara legal. Hal ini tentunya agar tidak merugikan baik pembeli maupun penjual di kemudian hari.

Nah, untuk Anda yang berminat melakukan oper kredit KPR, tidak ada salahnya untuk mencermati beberapa tips yang perlu Anda lakukan saat hendak melakukan oper kredit rumah agar aman, seperti dilansir pada iDea Online berikut ini:

Oper Kredit KPR
Oper Kredit KPR
  1. Periksa dengan seksama kondisi rumah, lingkungan serta fasilitas oper KPR
  2. Perhitungkan nilai cicilan transaksi. Nilai transaksi ini mencakup nilai jual rumah, besaran saldo hutang pokok, dan besaran sisa ngsuran kredit yang masih harus dibayar.
  3. Cek riwayat pembayaran pemilik lama.
  4. Perhatikan keabsahan dan kelangkapan surat-surat atau sertifikat rumah.
  5. Perhatikan kemudahan pembayaran angsuran melalui bank yang ditunjuk.
  6. Lakukan proses oper kredit secara legal di hadapan pemilik rumah, bank, dan notaris.

Semoga membantu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s