KPR · tips n triks

Memulai Usaha Pengembang Properti

Apakah Anda berniat untuk membangun bisnis di bidang properti terutama menjadi pengembang properti. Jika iya, maka tidak ada salahnya menyimak tips bisnis di bidang properti tersebut.

Dikutip dari Bisnis Vivanews, Bong Chandra, praktisi properti di Indonesia memberikan tips bagi para pengusaha properti di Indonesia khususnya pengusaha pemula agar dapat menjadi pengusaha properti yang sukses.

Berikut adalah tips sukses menjadi pengembang properti yang sukses, di antaranya:

Tips untuk pengembang properti pemula
Tips untuk pengembang properti pemula
  • Waktu

Ini merupakan faktor yang penting. Analisa terlebih dulu kesiapan masyarakat sekitar dengan keberadaan perumahan/apartemen. Bong mencontohkan, seorang pengusaha properti bisa saja mendapat lokasi yang bagus di Manado, namun karena masyarakat sekitar belum siap akan adanya apartemen, akhirnya tidak akan laku.

Karenanya, penguasaan daerah dan pemahaman budaya masyarakat di sekitar menentukan sukses tidaknya properti yang akan dibangun.

  • Kepercayaan

Kepercayaan atau trust ini dapat dibangun dengan menjalin kerjasama dengan bank-bank besar. Bank besar sudah pasti telah melakukan uji kelayakan sebelum bekerjasama dengan pengembang properti. Cara lain membangun kepercayaan adalah dengan menggunakan nama besar tokoh masyarakat untuk menjadi komisaris.

“Mantan menteri diangkat jadi komisaris utama dan melakukan ground breaking. Ini dapat meningkatkan kepercayaan,” ujar Bong.

Perlu diingat, kepercayaan kepada developer akan sejalan dengan pengalaman. Konsumen tentunya tidak akan suka bila diabaikan oleh developer. Developer yang baik akan membangun “estate developer” di propertinya untuk membantu konsumen penghuni.

  • Strategi Harga

Buatlah unti-unit dengan ukuran yang lebih kecil dengan program cicilan yang lebih panjang untuk membuat efek psikologis yang lebih murah di mata konsumen. Dengan strategi ini, pengembang dapat menjual rumah dengan harga yang yang lebih mahal per meternya.

  • Konsep

Konsep yang jelas akan menetukan kesuksesan suatu properti. Banyak properti murah yang tetap tidak laku karena konsep yang tidak jelas. Setelah memiliki konsep yang jelas, selanjutnya pengembang harus membangun pusat keramaian terlebih dahulu agar properti yang akan dibangun dapat hidup.

  • Unit Terbatas

Bangunlah properti dengan unit-unit yang terbatas sehingga tidak terjadi over supply, dan dapat menjaga agar harga tetap tinggi. Misalnya pengembang berniat untuk membangun 1.000 rumah, maka jangan langsung membangun 1.000 rumah sekaligus. Pecahlah menjadi unit-unit kecil seperti per 100 rumah. Nanti, ketika sudah terjual 70 unit, pasanglah iklan terjual 70 persen untuk meningkatkan kepercayaan konsumen untuk membeli rumah.

  • Lokasi

Lokasi yang sukses untuk membangun dan mengembangkan properti saat ini tidak hanya berada di wilayah tengah kota, namun juga di daerah pinggiran. Hal yang terpenting adalah aksesibilitas menuju area properti. Maka bangunlah jalan yang lebas untuk mempermudah akses masuk ke perumahan/apartemen.

  • Area Komersial

Area komersial diperlukan untuk menarik calon konsumen. Cobalah cari anchor tenant seperti Carrefour, Bioskop, atau Gramedia, yang merupakan tujuan utama pengunjung. Pengusaha bisa juga memberikan sedikit privilage kepada main anchor agar mau membuka di area perumahan.

“Berikan harga miring atau diskon kepada anchor tennant, rugi sedikit tidak apa-apa karena dapat menarik orang dan akan  meningkatkan nilai investasi,” papar Bong.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s