kredit multiguna · Kredit Usaha

Tips Memilih Investasi yang Aman

Memilih investasi yang tepat artinya Anda harus tahu benar keuntungan serta risiko yang ada pada jenis investasi tersebut.

Dikutip dari Detik Finance, Direktur Utama PT BNP Paribas Investment Partners Indonesia, Vivian Secakusuma, membeberkan beberapa tips bagi masyarakat yang ingin berinvestasi agar dapat berinvestasi lebih aman.

Memilih investasi yang aman
Memilih investasi yang aman
  • Jangan mudah tergoda bunga tinggi. Menurut Vivian, tidak ada investasi di mana pun yang menjanjikan keuntungan 100%. Jangan langsung tergoda dengan iming-iming bunga yang tinggi ini, karena bunga ditentukan oleh likuiditas. Maka pilihlah yang wajar dengan menelusuri profil dan track record perusahaan terlebih dahulu.
  • Produk investasi yang cocok disesuikan dengan tingkat risiko calon investor. Setiap individu, menurut Vivian, memiliki tingkat risiko yang berbeda. misalnya saja profil kebutuhan likuiditas, usia, toleransi ataus risiko investasi, profil kebutuhan masa datang. Profil risiko juga akan menentukan komposisi aset alokasi suatu protfolio investasi pada suatu periode tertentu.
  • Memilih produk invetasi sesuai risiko. Setiap produk investasi memiliki tingkat risiko berbeda-beda.
    • Deposito. Deposito dinilai sebagai investasi dengan risiko paling kecil. Deposito juga dianggap aman karena tidak terpengaruh inflasi. Deposito menawarkan besaran bunga rata-rata sebesar 6% per tahun. Semakin kecil likuiditas suatu bank, maka bunga yang ditawarkan dalam deposito akan semakin besar dan sebaliknya.
    • Obligasi, memiliki dua pilihan yakni, obligasi korporasi dan obligasi pemerintah. Untuk obligasi korporasi, calon investor harus mengetahui kondisi perusahaan penerbit utang, seperti rating dan likuiditasnya. Calon investor dapat mengetahuinya dengan melihat peringkat obligasi yang diterbitkan.
    • Obligasi pemerintah dinilai lebih minim risiko gagal bayar. Hal ini dikarenakan risiko likuiditas ditanggung oleh pemerintah, dan pemerintah tidak mungkin mengalami krisis atau bangkrut.
    • Reksa dana. Investasi ini, menurut Vivian adalah merupakan investasi jangka panjang karena acuannya yang berdasarkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Vivian menyarankan, investor yang memilih reksa dana sebaiknya hanya mengambil keuntungannya saja, apa bila sudah mendapat untung, dan jangan menarik pokok investasi. Hal ini dikarenakan pergerakan IHSG yang fluktuatif
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s