info · kredit kendaraan · kredit mobil · kredit motor · tips n triks

Tips Hindari Beli Mobil Bekas Tabrakan

Beberapa orang memilih untuk membeli mobil bekas, entah itu dengan tunai atau dengan kredit kendaraan, karena lebih murah bila dibandingkan dengan membeli atau kredit mobil baru. Belum lagi uang muka kredit kendaraan yang saat ini naik.

Bila Anda mengerti tentang mesin, membeli mobil bekas mungkin bukan hal yang sulit. Bahkan Anda bisa saja mendapatkan mobil bekas murah namun dengan performa yang tidak kalah dengan mobil baru.

Meski begitu, Anda tetap harus waspada karena bisa saja mobil yang dijual tersebut ternyata bekas tabrakan. Bisa-bisa biaya yang harus Anda keluarkan menjadi berlipat ganda, tidak hanya untuk kredit mobil, tapi juga untuk perbaikan kembali.

Dikutip dari laman Viva Otomotif, Parman Suanda, Kepala Bengkel Plaza Toyota, membeberkan beberapa hal yang harus benar-benar diperhatikan ketika memilih mobil bekas agar tidak sampai salah memilih mobil bekas tabrakan.

Tips hindari beli mobil bekas tabrakan
Tips hindari beli mobil bekas tabrakan

 

Bodi Mobil

Perhatikan secara detail kondisi bodi cat mobil, mulai dari grill, kap, dan pintu. Periksa apakah ada belang atau kondisi cat yang berbeda, bila  ada, kemungkinan besar bagian tersebut pernah mengalami kerusakan karena tabrakan. Bahkan, meskipun cat kelihatan cukup mulus, biasanya akan terdapat sisa kompon di bagian yang pernah mengalami benturan.

“Jadi memang harus diperiksa secara detail di segala sudut,” kata Parman.

Periksa kebocoran pada karet kaca. Kebocoran karet kaca mobil ini menunjukkan perbaikan bodi yang kurang bagus dan penggunaan komponen murah pada mobil bekas. Caranya semprotkan air di bagian tersebut. Bila terjadi rembesan air ke sisi dalam kaca (ruang dalam mobil), artinya struktur bodi pernah mengalami hantaman keras.

 

Test Drive

Saat  test drive, larikan mobil pada kecepatan di atas 40km/jam di jalanan yang bagus atau rata. Bila mobil pernah mengalami tabrakan, biasanya pada saat ini setir akan menarik ke satu sisi, kanan atau kiri. Ini terjadi karena jarak pijak roda depan atau belakang berubah dan tidak sesuai dengan posisi asli akibat benturan yang kencang.

“Ada sasis yang harus diluruskan karena bengkok terkena benturan,” terangnya.

Perhatikan radius putar. Pada mobil bekas tabrakan, radius putar akan berbeda antara kanan dan kiri. Hal ini diakibatkan perbedaan pada jarak pijak depan dan belakang.

Bila Anda masih kurang begitu mengerti atau tidak berpengalaman sebaiknya Anda membawa mobil tersebut ke bengkel spooring.

Semoga membantu Anda.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s