Kesehatan

Kurangi Keberadaan Bakteri di Rumah

Tahukah Anda bahwa rumah sebagai salah satu bangunan properti Indonesia, menjadi salah satu tempat bersarangnya bakteri-bakteri jahat? Yup, konon, setidaknya ada 2000 spesies bakteri yang bermukim di satu rumah saja. Hiii, menyeramkan sekali, ya! Membayangkan bahwa rumah adalah lahan bakteri penuh penyakit membuat kita mau tidak mau menjadi aware dengan kebersihan rumah. Nah, untuk mengurangi keberadaan bakteri-bakteri ini, kita bisa lho melakukan beberapa hal kecil untuk memeranginya. Di antaranya adalah:

Keberadaan bakteri di rumah kita
Keberadaan bakteri di rumah kita

Ganti pengisap debu secara berkala

Memang, pengisap debu bisa digunakan hingga bertahun-tahun karena awet dan tahan lama. Bahkan tak jarang pengisap debu menjadi benda yang digunakan secara turun temurun. Hanya saja, sebaiknya hindari penggunaan pengisap debu selama bertahun-tahun. Sebab, pengisap debu yang sudah lama digunakan bisa memuntahkan debu-debu halus dan juga puing yang sudah disedot tanpa Anda sadari. Untuk itu, gantilah pengisap debu secara berkala dan jika memungkinkan, belilah pengisap yang dilengkapi dengan filter bakteri plus alergen.

Rajin mencuci seprai dan juga bed cover

Setiap malam, Anda pastinya akan tidur di atas ranjang yang tertutupi seprai dan juga bed cover. Hal ini tentunya harus diperhatikan sebab kulit Anda akan bersinggungan langsung dengan permukaan seprai. Seprai yang sudah lama dipakai dan tidak diganti-ganti menjadi lahan subur bagi bakteri untuk berkembang biak sehingga bisa membuat alergi. Disarankan untuk mencuci seprai setiap seminggu sekali agar lebih bersih.

Bersihkan debu di rumah

Debu di rumah bisa muncul dari kulit manusia dan mikroorganisme lainnya. Debu-debu ini jika tidak dibersihkan bisa menimbulkan penyakit pernapasan dan alergi pada kulit. Untuk itu, rajinlah membersihkan debu di rumah dan menghilangkannya dari pojok-pojok ruangan.

Pasang tanaman di depan rumah

Seperti yang diketahui, tanaman berfungsi untuk membuat suasana menjadi lebih sejuk dan juga lebih segar.  Namun, tahukah Anda bahwa tanaman juga bisa menjadi media penyerap bakteri dan juga alergen agar tidak tumbuh? Nah, untuk itu pasang tanaman di depan rumah supaya sirkulasi udara menjadi lebih baik.

Selain beberapa hal di atas, menjaga kerapian rumah juga dapat menjadi salah satu cara untuk mengurangi keberadaan bakteri di rumah. Semoga tips di atas bisa membantu, ya! (TR)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s