jalan-jalan · Kesehatan · Lifestyle · Lingkungan

Ini Langkah untuk Mengatasi Gigitan Ular

Terletak di daerah tropis, Indonesia merupakan rumah bagi para berbagai macam satwa mulai dari mamalia hingga reptil. Kalau Anda memiliki hobi mendaki gunung atau suka berjelajah keliling Indonesia menggunakan Mitsubishi Strada Triton, pasti Anda sudah pernah melihat beberapa jenis satwa Indonesia yang beragam termasuk ular. Anda tidak perlu takut saat bertemu dengan ular karena tidak semua jenis ular merupakan hewan yang mematikan. Ada beberapa jenis ular yang tidak berbisa sehingga tidak mematikan bila Anda tidak sengaja tergigit. Ular yang tidak berbisa adalah semua jenis ular phyton, ular boa, dan ular pelangi. Sementara ular berbisa, terbagi menjadi dua macam yaitu ular yang berbisa rendah dan berbisa tinggi.

Bisa ular kobra mematikan
Bisa ular kobra mematikan

Ular yang berbisa rendah biasanya memiliki ciri-ciri:

  • Bergerak cepat dan agresif
  • Beraktifitas pada siang hari
  • Membunuh dengan cara membelit mangasanya
  • Bentuk kepalanya oval seperti telur
  • Tidak memiliki taring bisa
  • Gigitannya tidak mematikan
  • Menggigit hanya untuk pertahanan

Sedangkan kebanyakan ular yang berbisa tinggi memiliki ciri-ciri:

  • Bergerak lambat
  • Beraktifitas pada malam hari
  • Kepalanya berbentuk menyerupai segitiga
  • Kanibal (dapat memangsa sesama)
  • Setelah menggigit ia tidak langsung pergi dan akan menunggu mangsanya lumpuh

Jika Anda atau teman Anda tergigit ular yang berbisa, segera jauhkan korban dari ular. Setelah itu usahakan jangan panik, karena kepanikan akan membuat detak jantung menjadi lebih cepat sehingga memungkinkan penyebaran bisa ke seluruh tubuh menjadi lebih cepat pula. Setelah menenangkan diri, adapun langkah-langkah penanganan yang harus Anda ketahui seperti berikut ini:

  1. Balutkan perban atau kain yang bersih pada luka gigitan untuk menekan penyebaran bisa.
  2. Lepaskan segala perhiasan atau aksesoris yang terikat ketat di sekitar daerah yang terkena gigitan.
  3. Gunakan pisau bedah yang steril untuk mengeluarkan bisa dari luka. Sayat luka hingga darah yang keluar berwarna cerah.
  4. Jangan mengisap darah luka menggunakan mulut, gunakanlah alat ekstraktor jika ada.
  5. Hubungi rumah sakit terdekat.

Segera lakukanlah langkah-langkah diatas agar nyawa korban terselamatkan dan jangan lupa hindari semak-semak, tumpukan batu, dan goa saat Anda berjelajah di alam liar. (Rima)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s