Asuransi · Teknologi · Uncategorized

4 Tipe Alat Pemadam Kebakaran Ringan

Musibah kebakaran rumah bisa terjadi pada siapa saja dan kapan saja. Kebakaran yang kadang terjadi dalam waktu yang cepat meninggalkan kerugian yang sangat besar bagi yang tertimpa. Karena itulah, penting sekali memiliki asuransi kebakaran yang setidaknya dapat melindungi keuangan, baik secara pribadi maupun keuangan bisnis. Dan, dengan adanya dua tipe asuransi yang bisa dipilih untuk melindungi rumah, pemilik rumah bisa memilih sesuai dengan kebutuhan.

Namun, itu saja tidak cukup, untuk dapat memberikan perlindungan lebih sekaligus meminimalisir kerugian, ada baiknya juga bila kita memiliki alat pemadam api ringan atau APAR di rumah atau kantor. APAR sendiri bisa dikatakan merupakan pertolongan pertama pada kebakaran kecil.

Tipe alat pemadam kebakaran
Tipe alat pemadam kebakaran

APAR biasanya berbentuk tabung berwarna merah, bertekanan tinggi, yang akan mengeluarkan bahan pemadam kebakaran ketika digunakan. Bahan atau isi pemadam kebakaran pada tabung ini ternyata memiliki banyak jenis, yang penggunaannya bergantung pada tipe kebakaran yang terjadi.

Beriktu beberapa tipe alat pemadam kebakaran ringan yang terbagi berdasarkan bahan pemadam di dalamnya.

  1. APAR Water (Cairan)

Pemadam kebakaran jenis ini merupakan jenis APAR yang paling ekonomis alias murah. Berisi air bertekanan tinggi, alat ini ideal digunakan untukk kebakaran pada bahan-bahan padat non-logam seperti kain, karet, plastik, kertas, dan sejenisnya. Sementara itu, penggunaan pada kebakaran yang disebabkan oleh kerusakan atau arus pendek listrik sanga tidak disarankan karena dapat menyebabkan resiko pemadam tersengat listrik.

  1. APAR Foam (Busa)

Bahan dari APAR foam atau busa terdiri dari campuran bahan kimia, yakni Natrium Bicarbonat dan Aluminium Sulfat yang dilarukan dalam air dan akan membentuk busa ketika dioperasikan. Cara kerja dari APAR busa ini adalah dengan mengisolasi atau menutupi (menyelimuti) permukaan benda yang terbakar sehingga mencegah oksigen mencapai benda tersebut dan terbakar. APAR Foam cocok digunakan untuk kebakaran pada bahan-bahan padat non-logam serta kebakaran yang disebabkan oleh benda-benda cair mudah terbakar seperti alkohol, bensin, oli, dan sejenisnya. Namun, sama seperti pada APAR cairan, alat ini juga sebaiknya tidak digunakan pada kebakaran yang disebabkan arus listrik.

  1. APAR CO2 (Karbon Dioksida)

Alat pemadam kebakaran ini biasa digunakan pada kebakaran yang disebabkan oleh arus listrik atau yang terjadi pada peralatan mesin dan cairan yang mudah terbakar. Penggunaan alat ini harus dilakukan secara hati-hati karena kandungan gas CO2 di dalamnya bisa membahayakan manusia. Karena itulah pada wajib menggunakan masker atau alat bantu pernapasan saat menggunakannya, dan memastikan tidak ada orang lain di dalam ruangan yang terbakar sebelum menggunakannya.

  1. APAR Dry Chemical Powder (Serbuk Kimia)

Cara kerja APAR serbuk kimia, mirip dengan APAR busa, yakni dengan menyelimuti benda yang terbakar, sehingga menghalangi oksigen membakar benda tersebut. APAR dri chemical powder ini bisa digunakan untuk segala tipe kebakaran, mulai dari benda padat non-logam, cairan mudah terbakar, hingga yang disebabkan oleh arus listik. Meski begitu, karena meninggalkan kotoran berupa serbuk, maka biasanya tidak digunakan pada area industri seperti pabrik, untuk menghindari kerusakan pada alat-alat industri di sekitarnya.

Itu tadi beberapa jenis atau tipe alat pemadam kebakaran ringan yang bisa digunakan sebagai penanggulangan pertama pada kebakaran di rumah atau kantor. Semoga bisa bermanfaat. (RAW)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s